Blog ini berisikan tentang perkembangan agama islam serta sejarah - sejara perkembang islam dan aturan - aturan yang ada di dalam islam serta Soal - soal Pelajaran PAI

  • This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tugas para rasul dan Hikmah beriman kepada para rasul



Tugas para rasul adalah sebagaimana di sebutkan dalam Al-Quran sebagai berikut.



إِنَّا أَرْسَلْنَاكَ بِالْحَقِّ بَشِيرًا وَنَذِيرًا ۚ وَإِنْ مِنْ أُمَّةٍ إِلَّا خَلَا فِيهَا نَذِيرٌ
Sesungguhnya Kami mengutus kamu dengan membawa kebenaran sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan. Dan tidak ada suatu umatpun melainkan telah ada padanya seorang pemberi peringatan.(Q.s. al-fatir{35};24


وَمَا نُرْسِلُ الْمُرْسَلِينَ إِلَّا مُبَشِّرِينَ وَمُنْذِرِينَ ۖ فَمَنْ آمَنَ وَأَصْلَحَ فَلَا خَوْفٌ 
                                                                                                عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
                                                              
Dan tidaklah Kami mengutus para rasul itu melainkan untuk memberikan kabar gembira dan memberi peringatan. Barangsiapa yang beriman dan mengadakan perbaikan, maka tak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati.  (Q.s al an'am {6};48

Adapun tugas-tugas para rasul selengkapnya sebagai berikut:
a. menyampaikan risalah dari Allah swt.
b. menyeru kepada ajaran tauhid dan menjauigi perbuatan syirik
c. memebri kabar gembira kepda orang beriman serta memberi peringatan kepada orang  kafir.
d. menunjukan jalan yang lurus
e. sebagai hujah bagi manusia.

hikmah beriman kepada para rasul

a. makin sempurna imannya
b. terdorong untuk menjadi contoh dalam hidup
c. terdorong untuk melakukan perilaku yang baik
d. memiliki teladan dalam hidupnya
e mengetahui hakikat dirinya, bahwa ia diciptakan Allah swt. untuk mengabdi kepadanya.

Share:

Sifat-sifat Para rasul


Para rasul yang di utus Allah swt. mempunyai sifat-sifat khusus yang menjadi karakteristik.sifat-sifat ini terbagi menjadi tiga jenis yaitu wajib jumlahnya ada emapt, sifat mustahil jumlahnya ada empat dan sifat jaiz jumlahnya ada satu jadi total jumlah sifat-sifat para rasul ada sembilan. berikut perincian sifat-sifat para rasul tersebut.

1. Sifat wajib
sifat wajib rasul adalah sifat yang pasti di miliki para rasul yaitu sebagai berikut.


  • siddiq, artinya benar. maksudnya, setiap rasul pasti mempunyai sifat benar yaitu benar dalam ucapan maupun benar dalam perbuatannya ajaran yang disampaikan pasti benar, karena berasal dari wahyu Allah swt.
  • Amanah, artinya dapat dipercaya . maksudnya setiap rasul pasti orang yang memegang amanah dan tidak pernah berkhianat. jika berjanji pasti di tepati dan jika diberi amanah pasti memegang teguh amanah itu.
  • Tablig, artinya menyampaikan wahyu. maksudnya setiap rasul pasti selalu menyampaikan apa yang diterimanya dari Allah untuk di sampaikan kepada umatnya. sifat tablig ini tidak ada pada seorang nabi.
  • Fatanah , artinya cerdas, maksudnya setiap rasul pasti orang yang telah dipilih Allah dan pastilah orang nya yang cerdas dalam segala hal , karena rasul merupakan panutan umatnya.
2. Sifat Mustahil
sifat mustahil adalah sifat-sifat tercela berupa kebalikan dari wajib yang tidak mungkin ada pada rasul. sifat mustahil tersebut sebagai berikut.

  • kizib, artinya dusta atau bohong. maksudnya tidak mungkin seorang rasul berbuat dusta dan berbohong.
  • khianat ,artinya tidak dapat dipercaya maksudnya seorang rasul tidak mungkin memiliki sifat tidak dapat di percaya. semua nabi dan rasul pasti dapat dipertanggung jawabkan semua ucapan dan perbuatannya.
  • kitman, artinya menyembunyikan. maksudnya seorang rasul tidak mungkin menyembunyikan wahyu yang di terimanya dari Allah.
  • baladah,artinya bodoh. maksudnya tidak mungkin seorang rasul mempunyai otak yang bodoh. seorang rasul adalah tempat bertanya dan menyelesaikan berbagai masalah umatnya, maka seornag rasul di pilih dari orang yang cerdas dan pandai. 

3. Sifat jaiz 
sifat rasul ialah sifat-sifat yang di perbolehkan bagi mereka yaitu kebolehan berupa sifat-sifat manusiawi seperti manusia pada umumnya,sepanjang sifat-sifat tersebut tidak mengurangi martabat kerasulannya. misalnya makan, minum,tidur menikah,sedih, gembira dansebagainya.
Setelah sifat-sifat tersebut diatas, para rasul juga memiliki sifat-sifat istimewa yang khusus hanya ada pada mereka dan tidak ada pada selain para nabi dan rasul. sifat-sifat tersebut adalah sebagai berikut.
  • ishmaturasul atau sifat maksum. art dari maksum adalah terjaga dari perbuatan dosa dan tercela
  • IItizamurrasul atau sifat iltizam arinya dari iItizam adalah komitmen , maksudnya para rasul selalu punya komitmen dalam menjalankan tugas-tugasnya mereka. 
Share:

Pengertian iman kepada Rasul


Kata rasul berasal dari bahasa arab(rasulun) yang secara lugawi artinya adalah utusan sedangkan secara istilah artinya adalah laki-laki yang mendapat wahyu dari Allah swt. dan diperintahkan untuk menyampaikan kepada umatnya. Apabila tidak diperintahkan untuk menyampaikan wahyu kepada umatnya maka dinamakan Nabi. sedangkan pengertian iman kepada rasul adalah meyakini bahwa Allah swt. telah mengutus para rasul sebagai pembawa kabar gembira dan juga peringatan bagi umat manusia membenarkan serta menaati segala yang disampaikannya.sebagaimana diperintahkan Allah dalam Al-Quraan surah Al-Hasr[59];7
مَا أَفَاءَ اللَّهُ عَلَىٰ رَسُولِهِ مِنْ أَهْلِ الْقُرَىٰ فَلِلَّهِ وَلِلرَّسُولِ وَلِذِي الْقُرْبَىٰ 
وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينِ وَابْنِ السَّبِيلِ كَيْ لَا يَكُونَ دُولَةً بَيْنَ الْأَغْنِيَاءِ مِنْكُمْ ۚ وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ




Artinya:Apa saja harta rampasan (fai-i) yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya (dari harta benda) yang berasal dari penduduk kota-kota maka adalah untuk Allah, untuk Rasul, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang dalam perjalanan, supaya harta itu jangan beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu. Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah amat keras hukumannya.

Iman kepada rasul ini harus mencakup empat hal sebagai berikut.
a. Meyakini bahwa risalah mereka adalah hak dan benar-benar dari Allah swt.
b. Mengetahui nama-nama mereka sebagaimanadisebutkan dalam Al-qur'an
c. Membenarkan apa yang mereka sampaikan
d. Mengamalkan syariat rasul yang telah diutus kepada kita
iman kepada rsul mempunyai fungsi yang sangat urgen terhadap eksitensi keislaman seseorang. Halini dikarenakan iman kepada para rasul merupakan bagian dari rukun imanyang ke enam, dimana iman kepada para rasul , dimana iman kepada rasul menepati urutan rukun iman yang keempat. ketika seseorang mengaku menjadi seorang mukmin dan muslim, maka keenam rukun iman ini harus diyakini semuanya,tidak boleh mengingkari salah satu, karena jika terjadi demikian, otomastis orang tersebut telah keluar dari keislaman atau murtad. demikian juga dengan iman kepada para rasul, orang yang mengingkari para rasul ini maka telah menjadi kafir meskipun dia berfirman kepada Allah swt. perintah beriman kepada rasul terdapat pada surah An-Nisa ayat 136 sebagai berikut

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا آمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي نَزَّلَ عَلَىٰ رَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي أَنْزَلَ مِنْ قَبْلُ ۚ وَمَنْ يَكْفُرْ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًا
Artinya: Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada kitab yang Allah turunkan kepada Rasul-Nya serta kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya.(Q.s An-Nisa {4}:136)
 Dalam ayat yang lain Allah swt berfirman. berfirman swbagai beriku:
وَمَنْ لَمْ يُؤْمِنْ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ فَإِنَّا أَعْتَدْنَا لِلْكَافِرِينَ سَعِيرًا
 Dan barangsiapa yang tidak beriman kepada Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya Kami menyediakan untuk orang-orang yang kafir neraka yang bernyala-nyala.(Q.s. Al-fath{48}:13
Jumlah  para rasul ini banyak sekali, dalam sebuah hadis riwayat tirmizi disebutkan bahwa jumlah rasull adalah 312, sementara jumlah nabi adalah 124.000. namun jumlah yang wajib kita imani deangan terprinci hanya 25 orang . semenjak Rasulullah Muhammad saw. hingga hari kiamat ,Allah tidak akan mengutus nabi dan rasul lagi. dengan demikian, jika ada yang mengaku sebagai rasul setelah Nabi Muhammad saw. maka orang itu berbohong .namun Hal itu ada pengecualian yaitu nabi isa as yang akan turun lagi pada akhir zaman dan dua orang nabi sejakmasa sebelum nabi muhammad saw yang sampai sekarang masih hidup , yaitu Nabi khidir as. dan Nabi iiyas as. Nabi khidir ini pernah menjadi guru nabi musa as. sebagaimana di ceritakan dalam surat Al-kahfi ayat 65 sampai 82 dantugas nabi khidir adalah menjaga lautan, sedangkan Nabi iiyas menjaga daratan. bagi orang yang dikhendaki oleh Allah akan bisa bertemu dengan mereka . demikian sebagaimana di jelaskan oleh syaikh Muhammad Nawawi al-jawi  dalam kitab Qatrul Ghaits.
Hanya Allah swt. yang mengetahui secara pasti jumlah nabi dan rasul karena jumlah mereka sangat banyak, dan hanya sebagian saja yang diberitakan kepada manusia melalui Al-Qur'an dan hadis. sebagai firman Allah dalam surat An-Nisa Ayat 164 sebagai berikut.
وَرُسُلًا قَدْ قَصَصْنَاهُمْ عَلَيْكَ مِنْ قَبْلُ وَرُسُلًا لَمْ نَقْصُصْهُمْ عَلَيْكَ ۚ وَكَلَّمَ اللَّهُ مُوسَىٰ تَكْلِيمًا
Artinya; " dan (kami telah mengutus) rasul-rasul yang sungguh telah kami kisah kan tentang mereka kepadamu dahulu dan rasul-rasul yang tidak kami kisahkan tentang mereka kepadamu. dan Allah telah berbicara kepada musa dengan langsung"( Q.s An-Nisa {6} 164)
jumlah nabi dan rasul yang dapat kita ketahui berdasarkan dalili naqli ada 25 yaitu sebagai berikut:
  1. Nabi Adam AS.
  2. Nabi Idris AS.
  3. Nabi Nuh AS.
  4. Nabi Hud AS.
  5. Nabi Soleh AS.
  6. Nabi Ibrahim AS.
  7. Nabi Luth AS.
  8. Nabi Ismail
  9. Nabi Ishak AS.
  10. Nabi Yakub AS.
  11. Nabi Yusuf AS.
  12. Nabi Ayub AS.
  13. Nabi Sueb AS.
  14. Nabi Musa AS.
  15. Nabi Harun AS.
  16. Nabi Zulkifli AS.
  17. Nabi Daud AS.
  18. Nabi Sulaiman AS.
  19. Nabi Ilyas AS.
  20. Nabi Ilyasa AS.
  21. Nabi Yunus AS.
  22. Nabi Zakaria AS.
  23. Nabi Yahya AS.
  24. Nabi Isa AS.
  25. Nabi Muhammad SAW





Share:
ADIT. Powered by Blogger.

Popular Posts

Flag Counter

Total Pageviews

contact Froms